//
you're reading...
Public Relations Indonesia

Permasalahan ucapan dalam pembawah acara TV

Permasalahan tentang penayangan SILET

Televisi merupakan media yang memberi pengaruh besar kepada pemirsanya. Lewat layar televisi, seseorang bisa dengan mudah dipengaruhi dengan siarannya yang sangat membius. Dan mungkin karena terlau membius atau membesar-besarkan sesuatu itulah akhirnya Acara Silet RCTI Dihentikan Sementara karena ditakutkan dengan pemberitaan media yang ‘besar’ nantinya malah akan terjadi ketakutan serta kegelisahan dalam masyarakat sehingga kondisinya akan semakin buruk. Beberapa waktu yang lalu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan untuk menghentikan sementara program Silet yang tayang di RCTI menyusul pemberitaan Silet dalam musibah Gunung Merapi di Yogyakarta yang disiarkan Minggu (7/11) lalu. Ketua KPI Dadang Rahmat Hidayat mengatakan, tayangan berdurasi satu jam itu dihentikan sampai pemerintah mencabut status “siaga” pada gunung yang sedang bergolak tersebut.

Maka dari itu Pihak stasiun televisi RCTI mengajukan nota keberatan atas laporan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) ke Mabes Polri. KPI mengadukan Direktur Utama RCTI, Hary Tanoe Soedibyo, dengan sangkaan telah melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang pertanggungjawaban materi siaran.

Dalam tayangan Silet itu, Fenny Rose sempat membuat pernyataan yang kontroversial. Ia antara lain menyebut bahwa Yogyakarta adalah kota malapetaka dan pada tanggal 8 November 2010 akan terjadi bencana besar. Banyak pihak mengecam bahwa pernyataan tersebut tidak pada porsinya dan dinilai meresahkan masyarakat. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun didesak turun tangan untuk memberikan teguran ataupun sanksi.

Segenap tim redaksiSiletmemohon maaf yang sedalam-dalamnya atas pemberitaan Silet edisi7 November 2010 yang memuat ramalan dan pesan berantai yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tentang prediksi Merapi. Simpati dan doa kami untuk seluruh korban bencana,” demikian pernyataan yang ditayangkan beberapa kali di RCTI.

Pihak Fenny Rose, diwakili suaminya, sempat menanggapi kecaman publik. Suami Fenny Rose mengatakan bahwa semua isi tayangan merupakan tanggung jawab rumah produksi. Fenny Rose sebagai presenter hanya bertugas membacakan skrip yang sudah disiapkan.(kompas.com)

http://www.newoes.com/redaksi-silet-rcti-minta-maaf-atas-pemberitaan-silet-edisi-7-november-2010

http://www.anehnie.com/2010/11/acara-silet-rcti-dihentikan-sementara.html

Solusi kasus SILET

Dalam menyikapi masalah kasus silet ini,yang pertama dilakukan oleh direktur utama redaksi silet adalah meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan terutama kepada warga sekitar merapi dan komisi penyiaran Indonesia karena telah mengabarkan ramalan letusan dahsyat Merapi yang masih belum tentu kebenarannya.

Maaf pribadi juga harus dilakukan oleh feny rose mengingat saat itu dia sebagai penyiar sekaligus yang mengucapkan tentang masalah ramalan letusan dasyat merapi.dan maaf ini harus disebar luaskan ke muka public,untuk tetap menjaga nama baik feny rose dan juga silet .untuk mengubah pandangan negative tentang acara silet yang terlanjur diterima oleh masyarakat maka kami sebagai PR dari redaksi Silet meniadakan sementara tayangan silet,begitu juga dengan feny rose yang harus mengurangi porsinya On air didepan public.

Hal ini dilakukan agar masyarakat melupakan kejadian yang silet pernah lakukan.selain itu konsultan PR harus membuat pengalihan kasus dengan dibuatnya program acara yang sejenis dengan silet hal ini dilakukan agar penikmat setia (penggemar) silet tidak beralih ke program acara stasiun televisi lain . dan acara pengganti silet tersebut harus memiliki kesamaan baik dari segi penayangan,gaya bicara dan bentuk karakteristik silet , sehingga penggemar setia silet menyukai penayangan pengganti silet yang mempunyai “wah’ didalam penayangannya , Dengan hal ini masyarakat bisa melupakan kasus silet kemarin , lalu dengan beberapa bulan kemudian pengganti silet sudah mempunyai kepercayaan dari masyarakat,sehingga kasus silet bisa dilupakan.

Dengan banyaknya penatian oleh masyarakat,kini penayangan silet akan diadakan lagi dengan jadwal tayang yang berbeda. Dan rancangan-rancangan dari tim redaksi silet pada saat ini, silet akan ditayangkan dengan karakter yang sama, tetapi lebih mempunyai keunikan (Wahh) serta berbeda dari sebelumnya.Dengan penayangan yang sudah berjalan Maka dari itu silet mengajukan AWORD 2011 , dan akhirnya silet dan feny rose mendapatkan penghargaan dari aword 2011.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s