//
you're reading...
Ilmu komunikasi

Definisi Komunikasi (We can not not communicate ?)

Nanang Efendi

Ilmu komunikasi

  1. 1.      Apa maksud we can not not communicate ?

Kita tidak bisa tidak berkomunikasi. Hal ini benar, dalam kehidupan sehari-hari kita sudah berkomunikasi, dimana manusia bisa berkomunikasi dengan dirinya sendiri atau individu, dengan dirinya dan Tuhan serta individu dengan kelompok, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri pasti membutuhkan kelompok maka dari itu cara mendapatkan kelompok adalah berkomunikasi yaitu menyampaikan pesan antara individu satu dengan yang lain. Komunikasi adalah hal yang sangat penting. Kita tidak bisa tidak berkomunikasi, karena mulai sejak dalam kandungan sebenarnya kita sudah berkomunikasi secara non verbal, misalnya sejak dalam kandungan, perut ibu serasa bergerak dan hal itu menandakan bahwa balita yang ada dalam kandungan itu sudah mempunyai roh (hidup), ketika lahir saat menjadi balita, anak tersebut menangis, tangisan itu adalah komunikasi yang non verbal , menunjukkan bahwa balita itu menginginkan sesuatu, (mencari ibunya, lapar, haus dan lainnya).

Dari contoh tersebut, kita tidak bisa lepas dari komunikasi, jika manusia sejak lahir tidak pernah mengenal komunikasi maka hal tersebut bisa membuat manusia menjadi idiot. Berbeda kalau dari sejak lahir sudah diajak berkomunikasi dikenalkan berbagai macam hal komunikasi, misal diajak bicara, mendengarkan music, melihat gambar, dan lainnya. Maka hal tersebut secara tidak langsung membuat pikiran manusia menjadi cerdas. Komunikasi adalah bekal untuk hidup dimana manusia membutuhkan sebuah cara untuk menyampaikan pesan dan penyesuaian antara individu satu dengan yang lain.

Melalui komunikasi pula kita dapat memenuhi kebutuhan emosional kita dan meningkatkan kesehatan mental kita. Kita belajar makna cinta, kasih sayang, keintiman, simpati, rasa hormat, rasa bangga, bahkan iri hati dan kebencian. Melalui komunikasi kita dapat mengalami berbagai kualitas perasaan itu dan membandingkan antara perasaan yang satu dengan perasaan lainnya.

Seperti yang dikemukakan Thomas M. Scheidel, kita berkomunikasi terutama untuk menyatakan dan mendukung identitas-diri, utnuk membangun kontak social dengan orang disekitar kita, dan untuk mempengaruhi orang lain untuk merasa, berfikir atau berperilaku seperti yang diinginkan. Namun menurut scheidel tujuan dasar kita berkomunikasi adalah untuk mengendalikan lingkungan fisik dan psikologi kita. Gordon I Zimmerman et al. Merumuskan bahwa kita dapat membagi tujuan komunikasi menjadi dua kategori besar, pertama, kita berkomunikasi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang penting bagi kebutuhan kita untuk memberi makan dan pakaian kepada diri-sendiri, memuaskan kepenasaranan kita akan lingkungan, dan menikmati hidup, kedua kita berkomunikasi utnuk menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang lain. Jadi komunikasi mempunyai fungsi isi, yang melibatkan pertukaran informasi yang kita perlukan untuk menyelesaikan tugas dan fungsi hubungan yang melibatkan pertukaran informasi mengenai bagaimana hubungan kita dengan orang lain (Deddy Mulyana:2008:4)

“Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia bisa dipastikan bisa “tersesat” karena ia tidak sempat menata dirinya dalam suatu lingkungan social komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang dia hadapi” (Deddy Mulyana:2008:6)

  1. 2.      Jelaskan paradigma-paradigma ilmu komunikasi ?

Paradigma yang dikemukakan oleh Harold Lasswell dalam karyanya, The Structure and Function of Communication in Society. Lasswell mengatakan bahwa cara yang baik untuk menjelaskan komunikasi ialah dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut: Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect ?

Paradigma Lasswell di atas menunjukkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan itu yaitu: Komunikator (siapa yang mengatakan?), Pesan (mengatakan apa?), Media (melalui saluran/ channel/media apa?), Komunikan (kepada siapa?), Efek (dengan dampak/efek apa?). Jadi berdasarkan paradigma Lasswell tersebut, secara sederhana proses komunikasi adalah pihak komunikator membentuk (encode) pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran tertentu kepada pihak penerima yang menimbulkan efek tertentu.

Komunikasi tidak bisa berdiri sendiri, komunikasi merupakan ilmu yang mempunyai wacana dan rujukan yang bisa diadopsi sebagai pandangan komunikasi, dan hal ini terdapat berbagai macam pandangan-pandangan komunikasi diantaranya, psikologi komunikasi, komunikasi tradisional, komunikasi mekanistis, dan komunikasi pragmatis, dan hal inilah adalah paradigma-paradigma komunikasi.

Psikologi komunikasi

psikologi komunikasi mempunyai dua kata yang saling berhubungan dari kata-kata yang membentuknya maka akan kita temukan dua kata yang berbeda maknanya tetapi saling berhubungan yaitu psikologi dan komunikasi. Psikologi yang dikatakan oleh Miller (1974) adalah ilmu yang berusaha menjelaskan, memprediksi, dan mengontrol mental dan peristiwa yang berkaitan dengan perilaku. Dan yang dikatakan oleh Hovland, Janis dan Kelly (1953) tentang arti dari komunikasi sendiri adalah sebuah proses dimana seorang individu sebagai komunikator untuk menyampaikan stimulant yang membahas tentang verbal untuk mengubah perilaku orang lain. Dari penjelasan di atas kita dapat menemukan definisi harfiah arti dari psikologi komunikas adalah ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan behavioral dalam komunikasi.

Implikasi psikologi komunikasi dapat di teliti pada zaman modern ini tidaklah banyak, karena waktu terus berjalan seiring bergantinya jaman lampau menuju jaman yang modern menjadikan implikasi psikologi semakin sempit artianya di karenakan perkembang teknologi yang sangat maju dan cepat. Implikasi psikologi komunikasi sendiri kurang cermat dari isi stimuli yang diartikan oleh komunikator. Komunikasi pasif menimbulkan perkembangan masyarakat yang tidak baik di karenakan pada dasanya komunikasi pasif menimbulkan kesalah fahaman dalam artian orang yang bersekuku bahwa pendapatnya yang paling benar ini menimbukan hubungan sosial yang kurang baik terhadap sesama manusia padahal pada manusia tidak dapat bertahan hidup sendiri seharunya kita saling berinteraksi kepada orang dengan komunikasi yang baik. Maka dari itu komunikasi sangatlah penting pada kehidupan manusia.

Komunikasi Tradisional

Menjelaskan tentang Komunikasi Tradisional Dongeng merupakan salah satu media tradisional yang pernah popular di Indonesia. Pada masa lalu untuk mendengarkan dongeng tersebut selalu ada, karena merupakan bagian dari kebudayaan lisan di Indonesia. Dulu dapat kita lihat ibu mendongeng merupakan cara berkomunikasi dengan putra-putri mereka dan bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai sosial kepada putra putrinya untuk diturunkan ke generasi terdahulu. Media tradisional dikenal juga sebagai media rakyat. Tapi di zaman modern ini jarang sekali dan sangat minim menemukan komunikasi secara tradisional, banyak dari anak anak kecil yang ada dalam masyarakat kita tidak suka mendengarkan dongeng, kebanyakan mereka malah lebih menyukai media elektronik seperti Televisi, Radio dan sebagainya. Bagi orang tua sebaiknya tidak mengajari anak anak mereka untuk selalu menonton televisi karena itu sangatlah tidak baik bagi terhadap pertubuhan anak di zaman sekarang ini di karenakan banyak dari tayangan televisi yang tidak mendidik. Sesuai perkembangannya komunikasi  disetiap jaman terlihat mengalami perubahan, karena diiringi dengan kecanggihan tecnologi yang menggeliat didunia.

Komunikasi Mekanistis

Pengertian Komunikasi Mekanistik Proses ini berlangsung ketika komunikator membicarakan dengan bibir jika lisan sampai ditangkap oleh komunikan. Penangkapan pesan dari komunikator oleh komunikan itu dapat dilakukan dengan indera telinga atau indera mata, atau indera-indera lainnya. Proses komunikasi dalam perspektif ini kompleks atau rumit, sebab bersifat situasional, bergantung pada situasi komunikasi itu berlangsung.

Komunikasi pragmatis

Pengertian komunikasi pragmatis Hubungan dalam sistem keluarga saling berhubungan dan sangat tahan terhadap perubahan.Komunikasi antara anggota memiliki baik konten dan komponen hubungan. Sistem ini dapat berubah hanya bila anggota menerima luar membantu untuk membingkai ulang tanda baca relasional.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: